Wednesday, November 28, 2007

Free Horizontal Tab Menu F


Ada yang baru di CSS LIBRARY. Setelah sekian lama blog CSS LIBRARY
tidak di update, akhirnya saya berhasrat untuk mengupdate nya kembali.
Posting yang terbaru yaitu mengenai cara membuat menu navigasi yang berbentuk
horizontal. Bentuknya sangat cantik sekali, terlihat seperti efek kaca. Navigasi
ini bukan hasil desain saya sendiri, saya hanya sekedar memberikan langkah-langkah
cara pemasangannya saja untuk di pakai di blognya blogger.




Penasaran seperti apa menu navigasi yang saya perkenalkan, silahkan lihat demonya :











Bagaimana kesan sobat setelah melihat hasilnya, tertarik? tapi saya tidak akan menerangkannya
disini, maklum saya butuh traffic ke blog yang satu ini, biasa cari duit gratisan dari google .
Namun jangan khawatir, karena sekarang saya menggunakan alat bantu yaitu menggunakan gambar sehingga
sangat mudah untuk di praktekan.



Sudah tidak sabar untuk memiliki menu navigasi ini? silahkan baca panduannya di sini !



Selamat mencoba !

Sunday, November 25, 2007

Cara Membuat Tabel di Blog


Setelah beberapa hari absen, akhirnya muncul lagi di sini. Bukannya
saya tidak bisa untuk membuat tulisan baru, cuma agak sedikit males untuk
menyentuh tut keyboard. Walaupun sedikit kurang semangat, saya paksain juga
deh buat gelitikin si keyboard. Alasan utamanya yaitu ada sedikit rasa
takut. Emang takut apaan, takut ama hantu? bukan donk! masa sudah zaman lampu neon begini
masih takut sama hantu. Takut yang saya maksud adalah takut blog ini di tinggalkan sama
para pembaca apabila kelamaan tidak saya update. Oh begitu ya! yups.... soalnya tidak bisa
di pungkiri bahwa blog ini merupakan salah satu penyumbang dana buat saya tiap bulan nya.
Ya lumayanlah... dari kedua program yang saya ikuti yaitu gabung di http://www.resepbisnis.com/?id=rohman
dan di http://www.obralplus.com/?id=rohman
ada saja rezeki yang saya dapat tanpa di duga-duga.





Intermezo nya tidak usah lama-lama, nanti yang baca malah kabur lagi. Baiklah, sekarang saya membicarakan
topik utama yang mau saya ulas yaitu cara membuat tabel di blog/website. Pertanyaan ini di ajukan
oleh salah satu sobat yang saya lupa namanya karena sudah agak lama melalui buku tamu, dan saya juga sedikit
males membuka dokumen-dokumen lama di buku tamu. Bagi yang merasa menanyakan soal ini, silahkan absen saja
di kotak komentar.




Untuk membuat tabel di blog, bisa kita lakukan dengan kode HTML yang khusus untuk membuat tabel tentunya.
Perintah yang di pakai adalah <table> ..... </table>. Di dalam tabel,
kita bisa bisa beberapa atribut di dalamnya, antara lain yaitu:




  • bgcolor : untuk mengatur warna background/warna latar belakang tabel. Penempatan kodenya seperti ini : bgcolor="kode warna".




  • align : untuk mengatur tata letak tulisan yang ada pada tabel, mau rata kiri, tengah, rata kanan, atau rata kiri-kanan. Penempatan kodenya :
    align="left"|"center"|"right" .




  • cellpadding : untuk mengatur jarak antara tepi sel dengan isi sel di dalam sebuah tabel. Penempatan kodenya : cellpadding="pixel" .




  • border : untuk mengatur tingkat ketebalan garis tepi pada tabel. Penempatan kodenya : boeder="pixel" .




  • cellspacing
  • : untuk mengatur jarak antara sel. Penempatan kodenya : cellspacing="pixel" .



  • height : untuk mengatur tinggi tabel. penempatan kodenya : height="pixel"|"%" .




  • height : untuk mengatur lebal tabel. Penempatan kodenya : height="pixel"|"%" .





Sintaks atau kode yang terbentuk yaitu seperti ini :





<table
align="left"|"center"|"right"

bgcolor="color"

border="pixel"

cellpadding="pixel"

cellspacing="pixel"

width="pixel"|"%"

height="pixel"|"%">


.....................


</table>






Sebuah elemen TABLE, juga berisi beberapa elemen yaitu CAPTION, elemen TH(table header), elemen TR(table row), serta elemen TD (table row).




Elemen CAPTION berfungsi untuk membuat judul dari sebuah tabel. elemen ini mempunyai atribut align dengan nilai top (yaitu judul di simpan di sebelah atas tabel),
juga bottom (yaitu judul berada di sebelah bawah dari tabel).



Sintaks atau kode yang terbentuk yaitu seperti ini :





<caption align="top"|"bottom">


............................


</caption>





elemen TR (Table Row) yaitu untuk membuat baris, elemen ini di tempatkan di dalam elemen tabel. Atribut yang
bisa di pakai di dalam TR antara lain :




  • align : untuk mengatur tata letak tulisan yang ada pada tabel, mau rata kiri, tengah, rata kanan, atau rata kiri-kanan. Penempatan kodenya :
    align="left"|"center"|"right" .




  • valign : untuk mengatur posisi vertikal. penempatan kodenya : valign="top"|"middle"|"bottom"




  • bgcolor : untuk mengatur warna background/warna latar belakang tabel. Penempatan kodenya seperti ini : bgcolor="kode warna".





Sintaks atau kode yang terbentuk yaitu seperti ini :





<tr align="left"|"center"|"right"

bgcolor="color"

valign="top"|"middle"|"bottom">


.....................


</tr>





elemen TH(Table Header) berfungsi sebagai header sel pada sebuah kolom tabel. Atribut yang bisa di pakai antara lain:

  • align : untuk mengatur tata letak tulisan yang ada pada tabel, mau rata kiri, tengah, rata kanan, atau rata kiri-kanan. Penempatan kodenya :
    align="left"|"center"|"right" .




  • valign : untuk mengatur posisi vertikal. penempatan kodenya : valign="top"|"middle"|"bottom"




  • bgcolor : untuk mengatur warna background/warna latar belakang tabel. Penempatan kodenya seperti ini : bgcolor="kode warna".




  • colspan : untuk mengatur kolom. Penempatan kodenya : colspan="nomor" .




  • rowspan : untuk mengatur row atau baris. Penempatan kodenya : rowspan="nomor"





Sintaks atau kode yang terbentuk yaitu seperti ini :





<th align="left"|"center"|"right"

bgcolor="color"

valign="top"|"middle"|"bottom"

colspan="number"
rowspan="number">


.....................


</th>





Elemen TR(Table Row) adalah elemn untuk membuat kolom. atribut yang bisa di pakai antara lain :

  • align : untuk mengatur tata letak tulisan yang ada pada tabel, mau rata kiri, tengah, rata kanan, atau rata kiri-kanan. Penempatan kodenya :
    align="left"|"center"|"right" .




  • valign : untuk mengatur posisi vertikal. penempatan kodenya : valign="top"|"middle"|"bottom"




  • bgcolor : untuk mengatur warna background/warna latar belakang tabel. Penempatan kodenya seperti ini : bgcolor="kode warna".




  • colspan : untuk mengatur kolom. Penempatan kodenya : colspan="nomor" .




  • rowspan : untuk mengatur row atau baris. Penempatan kodenya : rowspan="nomor"





Sintaks atau kode yang terbentuk yaitu seperti ini :





<td align="left"|"center"|"right"

bgcolor="color"

valign="top"|"middle"|"bottom"

colspan="number"
rowspan="number">


.....................


</td>






Masih bingung? kalau begitu saya beri beberapa contoh agar sedikit lebih jelas :



Untuk membuat sebuah tabel tunggal, kodenya kira-kira seperti ini :




<table width="200" border="1">

<tr>

<td>



Contoh




</td>

</tr>

<table>






Hasilnya akan seperti ini :









Contoh





Terlihat bahwa tulisan yang ada, tampak mepet ke dinding tabel, apabila kita
ingin agar tulisan berada persis di tengah tabel, maka cukup tambahkan saja
kode align="center" pada kolomnya. misal seperti ini :





<table width="200" border="1">

<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>

</tr>

</table>






Hasilnya akan seperti ini :









Contoh





Contoh-contoh di atas menggunakan nilai border 1, coba bandingkan apabila saya
menggunakan nilai border yang lebih besar, misalkan 9. Kodenya kira-kira seperti ini :





<table width="200" border="9">

<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>

</tr>

</table>






Hasilnya akan seperti ini :









Contoh





Jika ingin kolomnya bertambah, tinggal tambahkan kode kolomnya.
contoh dua kolom, kodenya seperti ini :





<table width="300" border="9">

<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>


<td align="center">



Contoh juga denk




</td>



</tr>

</table>






Hasilnya akan seperti ini :










Contoh



Contoh juga denk





Kalau ingin dua baris, kira-kira kodenya seperti ini :





<table width="300" border="1">

<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>


<td align="center">



Contoh juga denk




</td>



</tr>




<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>


<td align="center">



Contoh juga denk




</td>

</tr>


</table>






hasilnya seperti ini :














Contoh


Contoh juga denk

Contoh

Contoh juga denk




Jika tabelnya ingin di beri warna, tinggal tambahkan kode bgcolor="kode warna".
contoh :




<table width="300" border="1" bgcolor="black">

<tr bgcolor="green">

<td align="center">



Contoh




</td>


<td align="center">



Contoh juga denk




</td>



<tr bgcolor="yellow">



<tr>

<td align="center">



Contoh




</td>


<td align="center">



Contoh juga denk




</td>

</tr>

</table>






hasilnya seperti ini :





















Contoh


Contoh juga denk

Contoh

Contoh juga denk







Sekarang saya beri contoh terakhir (sedikit lebih serius) dengan mengunakan fungsi caption
serta TH (table header). Misalkan saya ingin membuat sebuah tabel data dari nama-nama teknisi.
Data-data yang ingin di buatkan tabel, misalkan seperti ini :

























Tabel 1.1
Data Teknisi
No. Nama
1. Juned
2. Jaka kelana
3. Ibro





Kode yang di pakai bisa seperti ini :


<table align="left" border="2" bgcolor="cyan" cellpadding="5" cellspacing="0" >

<caption align="top"><b>Tabel 1.1</b></caption>

<tr bgcolor="fuchsia">

<th colspan="2">Data Teknisi</th>

</tr>

<tr bgcolor="green">

<th>No.</th>

<th>Nama</th>

</tr>

<tr bgcolor="yellow">

<td>1.</td>

<td>Juned</td>

</tr>

<tr bgcolor="red">

<td>2.</td>

<td>jaka kelana</td>

</tr>

<tr bgcolor="blue">

<td>3.</td>

<td>Ibro</td>

</tr>

</table>








Hasilnya kira-kira seperti ini :

























Tabel 1.1
Data Teknisi
No.Nama
1.Juned
2.jaka kelana
3.Ibro












 


 




 


Selain untuk menempatkan tulisan, sebuah tabel pun banyak di gunakan
untuk menempatkan gambar agar terlihat lebih rapih. Contoh :






<table width="300" border="1" cellpadding="20">

<tr>

<td align="center">


<a href="http://www.resepbisnis.com/?id=Rohman" target="new"><img height="58" src="http://24rohman.googlepages.com/resepbisnis.gif" alt="mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini"/></a>


</td>

<td align="center">


<a href="http://www.obralplus.com/?id=rohman"><img src="http://24rohman.googlepages.com/aniobral.gif" alt="mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini"/></a>


</td>

</tr>

<tr>

<td align="center">


<a href="http://www.obralplus.com/?id=rohman"><img src="http://24rohman.googlepages.com/aniobral.gif" alt="mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini"></a>


</td>

<td align="center">


<a href="http://www.resepbisnis.com/?id=Rohman" target="new"><img height="58" src="http://24rohman.googlepages.com/resepbisnis.gif" alt="mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini"/></a>


</td>

</tr>

</table>










Hasilnya akan seperti ini :














mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini



mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini



mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini



mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini


 


jika sobat beranggapan bahwa garis tabel menggangu pemandangan, maka kita bisa mensiasatinya dengan
cara menghilangkan garisnya yaitu nilai borde rnya kita buat 0 (nol).


contoh :






<table width="300" border="0" cellpadding="20">

<tr>

<td align="center">


<a href="http://www.resepbisnis.com/?id=Rohman" target="new"><img height="58" src="http://24rohman.googlepages.com/resepbisnis.gif" alt="mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini"/></a>


</td>

<td align="center">


<a href="http://www.obralplus.com/?id=rohman"><img src="http://24rohman.googlepages.com/aniobral.gif" alt="mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini"/></a>


</td>

</tr>

<tr>

<td align="center">


<a href="http://www.obralplus.com/?id=rohman"><img src="http://24rohman.googlepages.com/aniobral.gif" alt="mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini"></a>


</td>

<td align="center">


<a href="http://www.resepbisnis.com/?id=Rohman" target="new"><img height="58" src="http://24rohman.googlepages.com/resepbisnis.gif" alt="mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini"/></a>


</td>

</tr>

</table>










Hasilnya akan seperti ini :














mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini



mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini



mau software murah tapi sangat berguna? klik saja di sini



mau pinter membuat blog atau website? klik saja di sini


 


Bagaimana hasilnya yang terakhir ini, mata kita dapat di tipu bukan?




Catatn kecil saja. Karena kode diatas merupakan kode HTML, maka pada saat posting harus pada posisi Edit HTML
jangan pada posisi Compose. Apabila ingin di simpan di sidebar, pilih yang untuk HTML/javaScript.




Rasanya cukup deh untuk kali ini, silahkan sobat buat variasi-variasi lainnya dari fungsi tabel ini.



Selamat bereksperimen !

Friday, November 23, 2007

Mozilla beefs up security with Firefox 3

The Mozilla Foundation released on Monday a beta version of the group's latest open-source Firefox browser, rewriting parts of the code and enhancing security.

Firefox 3 Beta 1 adds anti-malware features to the browser, using a similar mechanism as the anti-phishing feature in Firefox 2, harnessing a Google-generated blacklist of sites that are hosting malicious code. The beta version of the browser also checks plugins to make sure they are compatible with the software and uses a secure download mechanism for updates.

"There is a lot of code that has changed, but I don't think there is a lot more code," Mike Schroepfer, vice president of engineering for the group, told SecurityFocus. "We have actually excised old code, and there are couple of areas were we dug out the component and rewrote the whole thing."

Web sites have become an increasingly important vector for malicious and fraudulent software. Earlier this month, attackers defaced hundreds of Web sites -- and thousands of pages -- embedding hidden iframe code to redirect visitors to malicious download sites. Yet, while such techniques can affect Firefox as well as Internet Explorer, attackers have generally left the open-source browser alone, despite it having a greater number of flaws.

Security features have become a point of competition between Mozilla and Microsoft. A year ago, when both organizations launched their latest browsers, they both claimed to have a better -- albeit, very similar -- anti-phishing solution.

Mozilla has included several user interface improvements to help users understand the risks of a particular Internet site. Clicking on the favicon, the small icon for the site at the left of the URL (uniform resource locator), will drop down a box containing identity information about the site. The group also rewrote the Password Manager in JavaScript from C++ to eliminate memory errors, Schroepfer said.

The Mozilla Foundation has not given a release date for the final version of the Firefox 3 browser.

Wednesday, November 21, 2007

What is Cross Site Scripting?

Cross Site Scripting (or XSS) is one of the most common application-layer web attacks. XSS commonly targets scripts embedded in a page which are executed on the client-side (in the user’s web browser) rather than on the server-side. XSS in itself is a threat which is brought about by the internet security weaknesses of client-side scripting languages, with HTML and JavaScript (others being VBScript, ActiveX, HTML, or Flash) as the prime culprits for this exploit. The concept of XSS is to manipulate client-side scripts of a web application to execute in the manner desired by the malicious user. Such a manipulation can embed a script in a page which can be executed every time the page is loaded, or whenever an associated event is performed.

A basic example of XSS is when a malicious user injects a script in a legitimate shopping site URL which in turn redirects a user to a fake but identical page. The malicious page would run a script to capture the cookie of the user browsing the shopping site, and that cookie gets sent to the malicious user who can now hijack the legitimate user’s session. Although no real hack has been performed against the shopping site, XSS has still exploited a scripting weakness in the page to snare a user and take command of his session. A trick which often is used to make malicious URLs less obvious is to have the XSS part of the URL encoded in HEX (or other encoding methods). This will look harmless to the user who recognizes the URL he is familiar with, and simply disregards and following ‘tricked’ code which would be encoded and therefore inconspicuous.

Top 10 Web application vulnerabilities for 2007

A1 - Cross Site Scripting (XSS) XSS flaws occur whenever an application takes user supplied data and sends it to a web browser without first validating or encoding that content. XSS allows attackers to execute script in the victim's browser which can hijack user sessions, deface web sites, possibly introduce worms, etc.
A2 - Injection Flaws Injection flaws, particularly SQL injection, are common in web applications. Injection occurs when user-supplied data is sent to an interpreter as part of a command or query. The attacker's hostile data tricks the interpreter into executing unintended commands or changing data.
A3 - Malicious File Execution Code vulnerable to remote file inclusion (RFI) allows attackers to include hostile code and data, resulting in devastating attacks, such as total server compromise. Malicious file execution attacks affect PHP, XML and any framework which accepts filenames or files from users.
A4 - Insecure Direct Object Reference A direct object reference occurs when a developer exposes a reference to an internal implementation object, such as a file, directory, database record, or key, as a URL or form parameter. Attackers can manipulate those references to access other objects without authorization.
A5 - Cross Site Request Forgery (CSRF) A CSRF attack forces a logged-on victim's browser to send a pre-authenticated request to a vulnerable web application, which then forces the victim's browser to perform a hostile action to the benefit of the attacker. CSRF can be as powerful as the web application that it attacks.
A6 - Information Leakage and Improper Error Handling Applications can unintentionally leak information about their configuration, internal workings, or violate privacy through a variety of application problems. Attackers use this weakness to steal sensitive data, or conduct more serious attacks.
A7 - Broken Authentication and Session Management Account credentials and session tokens are often not properly protected. Attackers compromise passwords, keys, or authentication tokens to assume other users' identities.
A8 - Insecure Cryptographic Storage Web applications rarely use cryptographic functions properly to protect data and credentials. Attackers use weakly protected data to conduct identity theft and other crimes, such as credit card fraud.
A9 - Insecure Communications Applications frequently fail to encrypt network traffic when it is necessary to protect sensitive communications.
A10 - Failure to Restrict URL Access Frequently, an application only protects sensitive functionality by preventing the display of links or URLs to unauthorized users. Attackers can use this weakness to access and perform unauthorized operations by accessing those URLs directly.

Trik Bikin Sidebar Sama Tinggi


Rupanya salah satu sobat kita ini sangat gigih untuk memperjuangkan keingintahuannya, betapa tidak?
sebut saja namanya adalah stevanus pemilik dari blog yang beralamat di http://yamaha-sumatera-barat.blogspot.com/,
tidak cukup hanya menggunakan Shout box yang ada di sidebar, kotak komentar pun beliau manfaatkan untuk menyampaikan keinginannya.
Apa gerangan yang beliau inginkan? beliau ini mempunyai keinginan agar di buatkan tutorial mengenai bagaimana cara membuat kedua sidebarnya
sama tinggi (tidak tinggi sebelah) karena menurut beliau sidebar pada blog miliknya kurang sedap untuk di pandang mata
akibat tinggi sidebarnya tidak rata.




Tadinya saya masih tidak ingin memposting tentang trik ini, cuma karena pertanyaan tersebut sudah di ajukan beberapa kali maka
akhirnya saya posting juga deh, sedikit jaga gengsi... takut di bilang ga mampu membuat tutorial tentang masalah ini



Dulu... saya pernah memposting bagaimana cara membuat kolom tambahan pada template minima agar template tersebut bisa
menjadi 3 kolom, bagi yang mau iseng-iseng bisa membacanya di sini !
dan saya pun pernah menulis tips tentang bagaimana cara memberi warna pada sidebar minima agar tidak sama
dengan kolom posting, tips ini saya posting di sini !
masalah apa yang timbul akibat sobat membaca kedua tutorial tersebut, mari kita telusuri. Silahkan sobat perhatikan
gambar layout dari tutorial menambah kolom baru pada template minima :





layout tiga kolom





Jika seandainya template tersebut dibuat dengan satu warna, katakanlah warna putih semua, atau biru semua, maka tentunya
tidak akan ada masalah yang timbul. Masalah yang timbul adalah apabila sobat memberikan warna yang berbeda pada kolom sidebar,
kolom tersebut tidak akan pernah sama tingginya. Jika kita perhatikan gambar layout di atas, maka dapat diketahui bahwa
kolom yang tercipta ada 3 buah kolom (yang kolom header tidak saya hitung) yaitu kolom posting, sidebar kiri, dan sidebar kanan.
Formasi kolom yang seperti itu, apabila kolom sidebar di beri warna yang berbeda dengan warna kolom posting, maka sudah pasti antara kolom
posting, sedebar kiri dan kanan akan selalu berbeda tingginya. Trus... bagaimana cara mengatasinya? untuk mengatasi masalah ini,
sobat harus mengubah formasi kolom-kolom tersebut, solusi yang saya tawarkan adalah buatlah dua buah kolom utama yaitu kolom
posting dan kolom sidebar. kemudian didalam kolom sidebar kita sisipkan dua buah kolom baru. Makin bingung?..... silahkan perhatikan ilustrasi gambar berikut :




layout dua kolom dengan sub kolom




Dari gambar di atas terlihat bahwa ada dua buah kolom utama yaitu kolom posting yang saya beri warna biru, dan satu lagi adalah
kolom sidebar yang saya beri warna kuning. Didalam kolom sidebar (yang warna kuning) saya buatkan dua buah sub kolom diberi nama sidebar kiri
dan sidebar kanan dengan ilustrasi warna hijau. Nah itu tadi merupakan ilustrasi awal saja agar mudah di pahami, teknik selanjutnya
yang harus di lakukan adalah kita harus men-setting antara warna sidebar (kolom utama sidebar), dengan sub kolom sidebar yaitu sidebar kiri, serta sidebar kanan menjadi satu warna yang sama
persis sehingga mata pengunjung akan tertipu seolah-olah ada dua sidebar yang bisa sama tinggi, coba perhatikan ilustrasi yang saya
berikan ini :




layout dua kolom dengan sub kolom dengan warna yang sama




Kelemahan dari teknik di atas adalah warna background sidebar akan berbeda tingginya dengan warna background kolom posting. Untuk mengatasi
masalah ini, kita bisa menggunakan teknik memberi gambar background pada kolom outer wrapper (jika ada kesempatan akan saya posting
tentang teknik ini), atau bisa juga menggunakan Javascript. javascript yang saya gunakan ini adalah hasil karya dari mas Didats Triadi,
thanks mas didats atas scriptnya nih, lumayan akhirnya bisa juga untuk bahan postingan saya.



Untuk ilustrasi sepertinya sudah cukup, semoga dapat lebih mempermudah untuk di fahami.
Sekarang tiba saatnya untuk melakukan sebuah aksi, yaitu mempraktekan apa yang saya ilustrasikan tadi.
Pada project kali ini saya akan memodifikasi template minima menjadi multi kolom, layout yang saya buat
seperti ini :




layout multi kolom




Layout yang seperti gambar di atas banyak diminati oleh para blogger karena mempunyai sidebar yang unik
yaitu sidebar atas mempunyai nilai lebar yang lebih besar dari nilai lebar kedua kolom sidebar lainnya.
Kelamaan... di mulai donk praktek bikin templatenyaaaaaaaaaaaaaaa.......





Baiklah.. kita mulai sekarang. Pertama silahkan sobat buat dulu satu buah blog baru dan pilihlah template minima
untuk bahan percobaan kita sekarang, kemudian posting beberapa artikel agar postingan tidak kosong, terserah isinya
apa saja yang penting ada isinya. Sudah belum? ayo cepetan keburu kebelet pipis nih ... yupsssss... dimulai...




Langkah pertama :




  1. Silahkan login dulu di blogger




  2. Klik Layout.




  3. Klik menu Edit HTML.




  4. Silahkan cari kode yang mirip dengan kode berikut :





  5. /* Variable definitions

    ====================

    <Variable name="bgcolor" description="Page Background Color"

    type="color" default="#fff" value="#ffffff">

    <Variable name="textcolor" description="Text Color"

    type="color" default="#333" value="#333333">





  6. Sisipkan kode berikut diantara deretan kode di atas (kode ini sebagai variable warna untuk sidebar).




  7. <Variable name="sidebarbgcolor" description="Sidebar background Color"

    type="color" default="#e6e6e6" value="#e6e6e6">





  8. Geser sedikit ke bagian bawah, cari kode berrikut :






  9. #header-wrapper {

    width:660px;

    margin:0 auto 10px;

    border:1px solid $bordercolor;

    }






  10. Hapus kode di atas, lalu ganti dengan yang di bawah ini :







  11. #header-wrapper {

    width:890px;

    margin:0 auto 10px;

    border:1px solid $bordercolor;

    }






  12. Agak geser lagi ke bawah, cari kode barikut :






  13. /* Outer-Wrapper

    ------------------------------------------ */

    #outer-wrapper {

    width: 660px;

    margin:0 auto;

    padding:10px;

    text-align:left;

    font: $bodyfont;

    }

    #main-wrapper {

    width: 410px;

    float: left;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }


    #sidebar-wrapper {

    width: 220px;

    float: right;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }






  14. Gantilah kode yang di atas dengan kode di bawah ini :





  15. /* Outer-Wrapper

    --------------------------------------- */

    #outer-wrapper {

    width: 890px;

    margin:0 auto;

    padding:10px;

    text-align:left;

    font: $bodyfont;

    }

    #main-wrapper {

    width: 467px;

    float: left;

    margin:0px 7px 0px 0px;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }


    #sidebar-wrapper {


    width: 400px;

    float: right;

    margin:0;

    padding: 7px;

    background:$sidebarbgcolor;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }


    #upsidebar {


    width: 380px;

    float: left;

    margin:0;

    padding: 0;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }


    #leftsidebar{

    width: 190px;

    float: left;

    margin:0px 10px 0px 0px;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }


     


    #rightsidebar {

    width: 200px;

    float: left;

    margin:0px 5px 0px 0px;

    word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */

    overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */

    }







  16. Ayo geser lagi sedikit ke arah bawah, cari kode berikut :





  17. /* Footer

    ---------------------------------------- */

    #footer {

    width:660px;

    clear:both;

    margin:0 auto;

    padding-top:15px;

    line-height: 1.6em;

    letter-spacing:.1em;

    text-align: left;

    }





  18. Gantilah kode di atas tadi dengan kode berikut :





  19. /* Footer

    ---------------------------------------- */

    #footer {

    width:890px;

    clear:both;

    margin:0 auto;

    padding-top:15px;

    line-height: 1.6em;

    letter-spacing:.1em;

    text-align: left;

    }





  20. Copy paste Javascript di bawah ini tepat di atas kode </head>





  21. <script type='text/javascript'>

    //<![CDATA[

    //Visit http://didats.net/ for original code

    function Sama_Tinggi(){

    var mainwrapper = document.getElementById("main-wrapper");

    var sidebarwrapper = document.getElementById("sidebar-wrapper");


    Tinggimainwrapper = mainwrapper.offsetHeight;

    Tinggisidebarwrapper = sidebarwrapper.offsetHeight;


    TinggiSisa = Tinggimainwrapper - Tinggisidebarwrapper;


    sidebarwrapper.style.paddingBottom = TinggiSisa + "px";

    }

    //]]>

    </script>




  22. Cari kode berikut :






  23. <body>





  24. Ganti kode di atas dengan kode di bawah ini :






  25. <body onload='Sama_Tinggi()'>





  26. Tuju bagian bawah, cari kode berikut :




  27. <div id='sidebar-wrapper'>

    <b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>

    <b:widget id='Profile1' locked='false' title='Mengenai Saya' type='Profile'/>

    </b:section>

    </div>





  28. Gantilah kode di atas dengan kode berikut ini :




  29. <div id='sidebar-wrapper'>



    <b:section class='sidebar' id='upsidebar' preferred='yes'>



    <b:widget id='Profile1' locked='false' title='Mengenai Saya' type='Profile'/>

    </b:section>


    <b:section class='sidebar' id='leftsidebar' preferred='yes'>

    <b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Blog Archive' type='BlogArchive'/>

    </b:section>



    <b:section class='sidebar' id='rightsidebar' preferred='yes'/>


    </div>







  30. Klik tombol Simpan Template




  31. Selesai.






Langkah pertama akhirnya sudah bisa dilewati dengan sangat berat. Sobat sudah merasa lelah? minum kopi dulu deh biar
agak rileks ( eh kopi buat aku nya mana nih )



Sudah agak rileks sekarang? siap untuk melanjutkan kembali perjuangannya? silahkan untuk mengikuti kembali langkah berikut :



Langkah kedua :




  1. Klik menu Elemen Halaman




  2. Pada Elemen Halaman, panel yang terwujud akan jadi seperti ini.





  3. panel elemen halaman yang sudah di modifikasi




  4. Silahkan buat beeberapa lemen baru agar sidebar menjadi ada isi nya.




  5. Silahkan lihat hasilnya, semoga memuaskan




  6. Selesai.






Bagaimana pak stevanus? akhirnya tulisan ini saya buat juga nih.



Semoga berhasil.


Tuesday, November 20, 2007

uniQue Minima Template


Template lagi nih sobat, tapi templatenya tidak aneh karena bukan desain saya sendiri,
yups... modifikasi dikit dari template minima. Saya melakukan ini karena beberapa hari
yang lalu ada yang memberi komentar pada postingan saya yang di sini,
tepatnya yaitu sobat terianho, kutipan dari komentar beliau seperti ini :




bung aku butuh bantuan nih, caranya biar warna di sidebarku biar bisa nyatu atau ga panjang sebelah gmn ya?
makasih buat jawabannya ya...





Hmmm... untuk saat ini saya masih kurang berminat untuk mengulas masalah tersebut, mungkin lain waktu
akan saya coba bahas. Setelah saya review ternyata beliau ini memakai template minima yang telah di modifikasi
sehingga mempunyai dua buah sidebar yang terletak di sebelah kanan. Sekedar untuk mengobati keingin tahuan
beliau ini, saya telah membuatkan template minima yang telah saya modifikasi sehingga mempunyai dua buah sidebar
di sebelah kanan. Template ini saya beri nama uniQue Minima Template.



Screenshot nya seperti gambar di bawah ini :





uniQue minima template








Apa yang unik dari template ini di banding dengan aslinya? kira-kira seperti ini :




  • Mempunyai dua buah sidebar




  • Sidebar mempunyai warna background yang berbeda dengan warna kolom posting (kalau sama pun bisa)




  • Tinggi warna background sidebar akan selalu sama dengan kolom posting






Yang paling unik menurut saya adalah tinggi warna background sidebar akan selalu sama dengan kolom posting,
kenapa bisa demikian? dulu saya pernah membahas bagaimana cara memberi warna background pada sidebar minima yang saya
bahas di sini,
jika sobat mengikuti tutorial tersebut maka yang di beri warna adalah sebanyak isi dari sidebar. Permasalahan yang timbul adalah
apabila sobat menambahkan kolom baru sehingga sidebar menjadi dua buah, dan tentunya warna background sidebar akan menjadi tinggi
sebelah. Sebenarnya tidak ada masalah yang serius dengan hal ini, akan tetapi tentunya ini mengurangi keindahan dari tampilan blog sobat.
Kembali lagi kepada template yang saya buat, template ini warna background sidebar nya akan selalu sama antara sidebar yang satu dengan
yang lainnya, yang lebih unik lagi adalah tinggi warna sidebar akan selalu sama dengan tinggi kolom posting. Teknik yang saya
terapkan adalah bukan memakai warna background gambar seperti kebanyakan template lainnya, melainkan menyisipkan javascrip agar
warna background warna sidebar akan selalu sama tingginya dengan kolom posting.



Sudah cape baca postingannya? ya sudah, jangan panjang-panjang karena ini bukan tutorial. bagi yang mau download template ini,
silahkan klik saja di sini !



Selamat berdownload ria !